Slawi. Cakrawalanews.co – Kondisi perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19 telah menurunkan target pendapatan daerah sebesar delapan persen. Dari target pendapatan daerah pada penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tegal tahun 2020 yang sebesar Rp 2,87 triliun direvisi turun menjadi Rp 2,64 triliun pada Perubahan APBD 2020. Dari revisi pendapatan tersebut telah tercapai Rp 2,27 triliun atau 85,84 persen sampai dengan bulan Oktober 2020.
Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Edi Budiyanto mengatakan penurunan pendapatan daeran tersebut terjadi karena melemahnya aktivitas ekonomi dan pemangkasan anggaran transfer dari pusat ke daerah. Keterangan tersebut disampaikan saat ia membuka Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Pendapatan (POP) Triwulan III Tahun 2020 di Aula Bappenda Kabupaten Tegal, Kamis (26/11/2020) pagi.
Lebih lanjut, Edi mengungkapkan jika dari target perubahan pendapatan yang sebesar Rp 2,27 triliun sudah terealisasi Rp 2,7 triliun atau 85,84 persen. “Secara kinerja, target penerimaan pendapatan daerah kita pada triwulan yang sama sedikit lebih baik dari tahun 2019 lalu yang di angka 83,36 persen. Sementara proporsi pendapatan asli daerah (PAD) terhadap pendapatan daerah secara keseluruhan tidak ada perubahan signifikan pada perubahan APBD 2020 ini, masih di kisaran angka 15 persen,” ungkap Edi.



