Surabaya, cakrawalanews.co – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Surabaya menilai bahwa warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah berikrar untuk meninggalkan Indonesia dan memilih bergabung dengan kelompok teroris ISIS sudah bukan lagi bagian dari Indonesia.
Ketua PC GP Ansor Surabaya, HM Faridz Afif menegaskan, saat ini Indonesia sedang ‘digerogoti’ virus faham radikalisme. Faham tersebut, kata dia, tidak hanya masuk ke masyarakat umum namun juga masuk ke hampir setiap instansi pemerintahan yang ada.
”Ini saja masih belum tertangani dengan baik, jangan menambah masalah baru, mereka sudah menyebut negara ini thogut, mau apa lagi?” katanya, Selasa (11/2).












