Jakarta, Cakrawalanews.co – Koalisi partai pendukung pasangan Capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kini dihadapkan pada dilema antara dua pilihan pascaputusan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK): bubar atau menjadi oposisi kritis. Dua opsi pilihan ini kini bertarung menjadi pemenang.
Opsi menjadi oposisi kritis didengungkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyatakan, koalisi Prabowo-Sandiaga saat ini harus menjadi koalisi oposisi yang kritis dan konstruktif.
“Terlepas dari ada kekurangan dalam proses dan pelaksanaan Pemilu, bangsa ini mesti melangkah ke depan. Dan lima tahun ke depan Pak Jokowi mendapat amanah memimpin negeri ini. Saatnya kita merapikan barisan untuk menjadi oposisi yang kritis dan konstruktif sebagai kekuatan penyeimbang pemerintah. Selama kita istiqomah membela rakyat, sama saja kebaikan yang didapat, baik di dalam ataupun di luar pemerintahan,” kata Mardani dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/6/2019).













