Lamongan, cakrawalanews.co – Memiliki banyak Kampung KB merupakan suatu keharusan yang harus direalisasikan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana Kabupaten Lamongan Umuronah SST, M.Kes
Bukan itu saja, Mantan Sekertaris Dinas Kesehatan kabupaten Lamongan yang baru 2 bulan dipercaya untuk memimpin Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluaraga berencana Kabupaten Lamongan ini juga akan berusaha membuat kampung KB Idaman, yang didalamnya mempunyai program pengendalian penduduk, keluarga berencana dan pembangunan keluarga dengan menerapakan misi 3 Bina.
Tiga bina tersebut yaitu Bina keluarga balita, Bina keluarga remaja (mewujudkan keluarga berkualitas menu keluarga sejahtera) dan Bina keluarga lansia (untuk ketahanan keluarga) Lebih lanjut pempuan murah senyum ini mengaku tri bina pada kampung idaman nanti merupakan sebuah konsep yang terintegrasi.
Disitu tidak hanya pelayanan namun juga ada KB konseling. Tiga Bina nantinya akan memiliki banyak program inovasi untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan keluarga. Mulai dari pemberdayaan ekonomi keluarga, monitoring kesehatan ibu hamil, mencari orang sakit, hingga konseling pernikahan dan hidup sehat. “Tentu didalamnya juga melakukan pembinaan keluarga dan balita, keluarga remaja hingga keluarga lansia .” tambah perempuan yang pernah menjadi bidan desa di Bondowoso ini beberapa waktu lalu.
Perempuan yang aktif di IBI kabupaten Lamongan ini menerangkan katagori kampung KB dianggap sukses apabila semua program sudah menunjukan grafik yang meningkat, program anak putus sekolah sudah teratasi, kemiskinan menurun dan juga kesejahteraan masyarakat meningkat. “Harapan saya kampung KB Idaman di Kabupaten Lamongan nantinya akan menjadi kampung KB percontohan di Jatim dan bahkan Indonesia.” ujarnya
Selain kampung KB idaman perempuan yang hobi melukis ini mengatakan juga akan berusaha mewujudkan kampung KB pada setiap Desa di seluruh kabupaten Lamongan. ” Satu tahun minimal bisa terbentuk 5 kampung KB. ” ucapnya
Namun untuk mewujudkan itu, lanjutnya diperlukan adanya sinergisitas dengan steakholder, pemangku kebijakan lainnnya dan masyarakat. Untuk itu, pihaknya juga akan lakukan jalinan kerjasama dengan para steakholder yang konsen dalam bidang sama.
Selain itu pihaknya juga mengenjot kualitas tim penyuluh keluarga berencana ( PKB) lapangan. Diantaranya dengan upgrade SDM dengan melakukan studi banding serta diikutkan dalam seminar -seminar.
Selanjutnya bangun komitmen dan kebersamaan di internal Dinas nya juga akan terus ditingkatkan. Salah satunya dengan memebuat berbagai kegiatan internal, seperti senam bersama, lomba dihari hari tertentu serta pemberian rewad pada mereka yang berhasil menjalan program dengan baik.
Disisi infratruktur meski banyak kekurangan baik fasiltas maupun tenaga PKB, Umuronah mengaku memaksimalkannya dengan membangun tim solid serta penyamaan pemahaman dan visi serta efektifitas pengunaan sarana pasarana
Sementara keberhasilan angka pengendalian pertumbuhan pendudukan di Lamongan yang lebih bagus dari Jatim, yaitu 0,89 persen dibanding Jatim yang diatas 2 persen, Umuronah melihat semua juga tak lepas dari sinergitas para PKB dan pembantu penyuluh KB Desa serta mitra yaitu para bidan dan tetentunya Masyarakat. ” Angka ini harus kita pertahanakan, jika bisa harus lebih ditingkatkan keberhasilan angka pengendalian pertumbuhan pendudukan di Lamongan.” pungkasnya.
DPPKB Lamongan siap bangun Kampung KB Idaman Terintegarsi












