Surabayacakrawalanews.co – Kabar 300 mahasiswa magang asal Indonesia menjadi tenaga kerja paksa di Taiwan, mengundang perhatian dari kalangan DPRD Jatim. Pasalnya, mereka khawatir terhadap nasib para mahasiswa tersebut jika tidak ada perhatian serius dari pemerintah Indonesia.
“Kami khawatir kalau ada mahasiswa disana yang menjadi pekerja paksa berasal dari Jatim. Kami berharap dinas terkait segera pro aktif dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengecek ada atau tidak mahasiswa asal Jatim ikut kerja paksa di Taiwan itu,” ujar Agus Dono Wibawanto anggota Komisi E ditemui DPRD Jatim, Jumat (4/1).












