Surabaya, cakrawalanews.co – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, meminta kepada para politikus untuk tidak melibatkan anak-anak dalam politik praktis. Haltersebut disampaikan Risma saat menanggapi pasca viralnya video puluhan pelajar berseragam pramuka yang meneriakkan yel-yel 2019 ganti presiden.
Selain itu, dirinya menyanyangkan kejadian tersebut dan berharap kejadian itu tidak terjadi di Surabaya.
“Saya meminta kepada seluruh pihak untuk tidak mengajak anak-anak Surabaya terjun dalam politik praktis. Sebab, anak-anak harus konsentrasi untuk masa depannya,” pesannya usai menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Semarang di ruang sidang wali kota pada Selasa, (16/10).












