SURABAYA – cakrawalanews.co | Perubahan zaman yang dipicu perkembangan teknologi digital membawa konsekuensi signifikan terhadap peran perempuan. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, menegaskan bahwa perempuan masa kini dituntut mampu beradaptasi dengan cepat tanpa kehilangan keseimbangan antara peran di ruang publik dan tanggung jawab dalam keluarga.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Kartini, Senin (20/4/2026), sebagai refleksi atas transformasi perjuangan perempuan dari masa ke masa.
Menurut Rini, jika pada era R.A. Kartini perjuangan difokuskan pada pembukaan akses pendidikan dan kesetaraan, maka tantangan perempuan modern justru berada pada tahap pengelolaan peluang yang semakin luas.
“Perjuangan Kartini hari ini bukan lagi soal membuka akses, tetapi bagaimana memanfaatkan peluang tanpa kehilangan peran di dalam keluarga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terbukanya akses pendidikan dan kesempatan berkarya telah memberikan ruang besar bagi perempuan untuk berkembang. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta menyederhanakan peran, melainkan justru menambah kompleksitas dalam menjalankan fungsi ganda.












