
Surabaya, cakrawalapost.com – Pemkot Surabaya menyediakan wadah khusus bagi penyandang tuna netra dengan membuka panti pijat. Panti pijat tuna netra tersebut berada di gedung siola lantai 1.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan, panti pijat tuna netra secara khusus di dedikasikan untuk warga yang memiliki kekurangan dari segi fisik.
“Saya ingin berbuat adil, agar saudara-saudara kita bisa mengakses kehidupan yang lebih baik sama halnya dengan orang pada umumnya,” kata Wali Kota Risma, saat meresmikan panti pijat tuna netra baru-baru ini.
Agar kesetaraan ini semakin terlihat antara warga biasa dengan para difabel, Wali Kota Risma berencana memberi ruang kepada mereka untuk bekerja di kantor Pemerintahan Kota Surabaya. Caranya, lanjut Wali Kota Risma, dengan memberi ketrampilan lain bagi penyandang difabel.
“Agar ada akses yang sama dengan warga pada umumnya. Mudah-mudah bisa terwujud,” ujar wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.
Risma berharap panti pijat tuna netra yang berada di dalam bangunan sarat akan sejarah dan terletak di tengah kota, semakin banyak dikunjungi warga.












