Cakrawalanews.co, – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember memastikan seluruh armada lokomotif dan kereta dalam kondisi prima menjelang masa angkutan Lebaran 2026 demi mendukung perjalanan mudik yang aman dan nyaman. Manager Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro, menjelaskan di Jember pada Rabu, 4 Maret 2026, bahwa sebanyak 11 lokomotif dan 109 kereta telah disiapkan untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat. Sebagai langkah antisipasi tambahan, pihak Daop 9 juga menyiagakan satu lokomotif cadangan di Depo Lokomotif Jember serta satu kereta kelas eksekutif dan satu kereta pembangkit di Depo Kereta Ketapang.
“Seluruh sarana yang akan dioperasikan telah melalui proses pemeriksaan dan perawatan sesuai standar keselamatan dan keandalan yang berlaku,” tutur Cahyo. Ia menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan komitmen KAI untuk memberikan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dalam menjaga keandalan tersebut, Daop 9 Jember menerapkan sistem perawatan terjadwal mulai dari pemeriksaan bulanan hingga tahunan di depo, sementara perawatan skala besar dilakukan di Balai Yasa. Selain itu, “perbaikan tidak terjadwal dilakukan segera apabila ditemukan gangguan atau potensi kerusakan pada lokomotif,” tambahnya.
Perawatan intensif ini mencakup aspek angin, diesel, elektrik, dan mekanik guna memastikan sistem lokomotif bekerja optimal dan mendukung efisiensi energi. Cahyo menekankan bahwa seluruh sarana tersebut dipastikan telah melalui rangkaian pemeriksaan kelaikan teknis yang ketat sebagai jaminan operasional. Pengujian tersebut dilakukan secara kolaboratif bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya. “Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan tersebut, seluruh armada lokomotif dan kereta di Daop 9 Jember dinyatakan memenuhi standar teknis dan siap melayani mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran,” jelasnya.
Manajemen Daop 9 Jember juga telah memberikan instruksi khusus kepada jajaran teknis untuk memperketat pengawasan sesuai rekomendasi hasil ramp check. Langkah ini mencakup pemeriksaan rutin alat keselamatan, menjaga performansi item yang wajib berfungsi sempurna atau No Go Item, serta melakukan monitoring ekstra terhadap penggantian rem blok dan percepatan pengadaan suku cadang baru. Cahyo menegaskan bahwa kesiapan sarana adalah faktor kunci dalam menjamin keselamatan perjalanan. “Dengan dukungan sarana yang andal dan perawatan yang terstandar, Daop 9 Jember optimistis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan menggunakan transportasi kereta api pada momen Lebaran tahun ini,” tutupnya.( wa/az)












