Cakrawalanews.co-Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menetapkan target ambisius untuk mencetak 5.000 wirausaha baru setiap tahunnya. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerataan ekonomi dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang tertuang dalam visi pembangunan daerah RPJMD 2025–2029 demi mewujudkan Trenggalek yang adil dan makmur.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Trenggalek, Edif Hayunan Siswanto, menjelaskan di Trenggalek pada Minggu bahwa pemerintah daerah berkomitmen menekan ketimpangan ekonomi dengan memperkuat kapasitas masyarakat kecil. “Kita memiliki program mencetak 5.000 wirausaha baru setiap tahun, termasuk 5.000 perempuan untuk disekolahkan menjadi talenta-talenta UMKM,” ujar Edif. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan kunci utama agar pelaku usaha lokal mampu bersaing, memperluas pasar, dan beradaptasi dengan era digital.
Selain memberikan pelatihan, pemerintah melalui dinas teknis akan melakukan pemantauan serta evaluasi berkelanjutan terhadap perkembangan usaha yang telah menerima bantuan. Edif menegaskan bahwa akurasi data sangat krusial dalam menyusun kebijakan agar program yang dijalankan tepat sasaran. “Bagaimana kita bisa mendorong UMKM naik kelas kalau tidak punya data? Data menjadi dasar kita mengambil kebijakan terkait program dan kegiatan yang akan dilaksanakan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa tanpa data yang valid, efektivitas pelatihan maupun bantuan permodalan akan sulit diukur. Program ini sendiri telah diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam RPJMN 2025–2029 yang fokus pada redistribusi dan penguatan ekonomi kerakyatan. Melalui upaya ini, Pemkab Trenggalek berharap pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya meningkat secara angka, tetapi juga dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan ekonomi lokal.( wa/at)



