Berita UtamaCakrawala DaerahPeristiwa

Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan, Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah

×

Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadhan, Pemkab Bojonegoro Gelar Gerakan Pangan Murah

Sebarkan artikel ini
Safari Ramadhan Bojonegoro .jpg
Safari Ramadhan Bojonegoro .jpg

Cakrawalanews.co, Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok melalui program gerakan pangan murah yang diselenggarakan di berbagai wilayah selama bulan Ramadhan.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyatakan pada Rabu bahwa langkah ini diambil dengan tujuan utama untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan yang mudah di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan suci. “Tujuannya untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok selama bulan Ramadhan,” kata Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono di Bojonegoro, Rabu.

Dalam pelaksanaannya, gerakan pangan murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang relatif lebih rendah dari pasar, seperti beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dibanderol Rp55 ribu per lima kilogram, telur ayam seharga Rp28 ribu per kilogram, minyak goreng Rp15 ribu per liter, serta gula pasir Rp15 ribu per kilogram. Selain itu, tersedia pula komoditas sayuran seperti bawang putih yang dijual Rp7 ribu per 250 gram, bawang merah seharga Rp8 ribu per 250 gram, dan tomat dengan harga Rp1.500 per 250 gram. Setyo Wahono menekankan bahwa penyesuaian harga ini dilakukan agar tidak memberatkan warga. “Harganya tetap terjangkau karena juga menjaga daya beli masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan masyarakat tetap aman dan stabil selama Ramadhan,” jelasnya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) ini dilaksanakan berbarengan dengan agenda safari Ramadhan yang rutin digelar setiap tahun oleh Pemkab Bojonegoro. Selain sebagai sarana distribusi pangan murah, momentum ini juga dimanfaatkan pemerintah untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat guna meningkatkan kinerja birokrasi, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga persatuan dan toleransi demi menciptakan suasana daerah yang kondusif. “Melalui gerakan pangan murah dan safari Ramadhan, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga demi mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur dan membanggakan,” katanya.( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *