Cakrawalanews.co-Polres Ponorogo secara resmi melarang penggunaan sound horeg dalam kegiatan sahur on the road (SOTR) serta aktivitas perang sarung sepanjang bulan Ramadhan demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa selain dua hal tersebut, pihaknya juga menaruh perhatian serius terhadap aksi balap liar dan penyalaan petasan yang kerap mengganggu ketenangan warga di malam hari.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat Ponorogo agar menjalankan ibadah puasa dengan baik dan memanfaatkan bulan suci untuk kegiatan yang positif,” kata Andin saat memberikan keterangan pada hari Sabtu.
Keputusan tegas ini diambil karena aktivitas tersebut dinilai tidak memberikan nilai tambah bagi ibadah di bulan suci dan justru sering kali berakhir dengan konflik fisik atau gangguan kebisingan yang berlebihan. “Untuk kegiatan sound horeg dan perang sarung, kami minta ditiadakan karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Kapolres telah memerintahkan seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Ponorogo untuk meningkatkan intensitas patroli, terutama mulai malam hari hingga menjelang waktu sahur. Masyarakat juga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing dengan memanfaatkan layanan call center 110 jika menemukan potensi gangguan ketertiban. “Kami berharap sinergi masyarakat dan kepolisian dapat menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadhan,” pungkas Andin.( an/ar)












