Cakrawalanews.co Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melaksanakan razia besar-besaran di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) guna menjamin ketertiban dan kenyamanan selama ibadah puasa Ramadhan. Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, Hari Winarca, menegaskan bahwa langkah ini merupakan akselerasi program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus tindak lanjut dari instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur.
“Razia hunian WBP ini untuk memastikan situasi di dalam Lapas tetap aman dan kondusif menjelang bulan Ramadhan, diharapkan warga binaan yang beragama islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan tertib dan tenang,” ujar Hari Winarca saat ditemui di Bojonegoro pada hari Rabu.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan razia insidentil ini melibatkan sinergi dari anggota Polres Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro, hingga personel Brimob sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Proses penggeledahan dilakukan secara humanis dan profesional sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang terkendali.
Hari menambahkan bahwa setiap sudut kamar hunian diperiksa dengan teliti oleh petugas gabungan. “Petugas gabungan menyisir kamar hunian untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” terangnya.
Dari penyisiran tersebut, petugas mengamankan berbagai benda yang dilarang berada di dalam kamar, seperti paku, kawat besi, sendok stainless, alat pencukur, gunting kuku, korek api gas, hingga kartu remi. Terkait temuan tersebut, Hari menegaskan bahwa seluruh barang bukti telah didata untuk segera dihancurkan. “Seluruh barang temuan kemudian diinventarisir dan diamankan untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.( wa/ar)












