Cakrawala DaerahHeadline

Tinggalkan Tambal Sulam, Pemkab Sidoarjo Instruksikan Metode Overlay untuk Perbaikan Jalan

×

Tinggalkan Tambal Sulam, Pemkab Sidoarjo Instruksikan Metode Overlay untuk Perbaikan Jalan

Sebarkan artikel ini
Tinggalkan Tambal Sulam
Tinggalkan Tambal Sulam

Cakrawalanews.co-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk tidak lagi menggunakan metode tambal sulam dalam memperbaiki jalan rusak di sejumlah wilayah.

Langkah ini diambil demi memastikan kualitas infrastruktur yang lebih baik dan memiliki daya tahan lama. Bupati Sidoarjo, Subandi, memberikan instruksi langsung agar perbaikan di titik-titik krusial dilakukan dengan pengaspalan ulang secara menyeluruh.

“Harus menggunakan metode pengaspalan ulang atau overlay pada perbaikan di beberapa titik jalan yang rusak, seperti di Kecamatan Krian, Sidoarjo ini,” kata Bupati Subandi saat memberikan keterangan di Sidoarjo, Selasa.

Dalam kunjungannya ke wilayah Kecamatan Krian, Subandi menjelaskan bahwa metode overlay sangat krusial diterapkan pada ruas jalan yang sering dilalui kendaraan bertonase besar.

Beberapa titik prioritas meliputi Jalan Setiabudi di Kecamatan Krian, serta Jalan Kemangsen dan Jalan Jabaran di Kecamatan Balongbendo. Sembari menunggu realisasi program betonisasi yang dijadwalkan meluncur tahun ini, Subandi menekankan bahwa perbaikan sementara tetap harus mengedepankan standar keamanan bagi pengguna jalan.

“Tidak boleh hanya ditambal sulam karena aspal akan cepat rusak. Minggu ini harus segera dikerjakan agar minimal dua tahun ke depan kondisinya tetap baik dan meningkatkan keselamatan masyarakat,” tegas Subandi.

Selain fokus pada fisik jalan, Bupati juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pelaksanaan proyek pekerjaan umum tahun ini. Hal ini mencakup aspek pemerataan kesempatan kerja hingga jaminan penggunaan material berkualitas tinggi.

Langkah tersebut diambil sebagai respons atas keluhan warga yang juga mengeluhkan masalah banjir saat musim hujan yang memicu percepatan kerusakan aspal.

Guna mengatasi persoalan drainase tersebut, Pemkab Sidoarjo telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp59 miliar yang dikhususkan untuk program normalisasi sungai di berbagai penjuru daerah. Subandi menargetkan perbaikan infrastruktur jalan dan penanganan air ini dapat berjalan beriringan agar hasilnya maksimal.

“Normalisasi sungai harus berjalan bersamaan dengan perbaikan jalan. Targetnya sebelum Lebaran pekerjaan sudah selesai,” pungkasnya.( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *