Cakrawala EkonomiCakrawala NasionalCakrawala NewsCakrawala PasarHeadline

Jaga Daya Beli Jelang Lebaran, Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan MinyaKita untuk 33,2 Juta Keluarga

×

Jaga Daya Beli Jelang Lebaran, Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan MinyaKita untuk 33,2 Juta Keluarga

Sebarkan artikel ini
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas

Cakrawalanews.co-  Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog segera mendistribusikan bantuan pangan berupa beras dan MinyaKita kepada 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Indonesia.

Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan nasional.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, menjelaskan dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI bahwa setiap keluarga nantinya akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng.

Keputusan penyaluran ini merupakan tindak lanjut dari High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada akhir Januari lalu.

Pemerintah menyepakati bahwa bantuan untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 akan dilakukan dalam satu kali penyaluran. Selain itu, cakupan penerima manfaat tahun ini diperluas secara signifikan hingga menyasar masyarakat yang berada pada desil I sampai IV, atau meningkat sekitar 81,9 persen dibandingkan jumlah penerima pada program sebelumnya yang hanya 18,2 juta KPM.

Secara teknis, Perum Bulog telah menyiapkan stok beras sebanyak 664,8 ribu ton dan minyak goreng sebanyak 132,9 ribu kiloliter untuk memenuhi kebutuhan selama dua bulan tersebut.

Pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,92 triliun demi memastikan kelancaran program prorakyat ini. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan kesiapan jajarannya untuk segera mengeksekusi penyaluran bantuan tahap pertama tahun 2026 ini sebelum memasuki Hari Raya Idul Fitri.

Upaya masif ini diharapkan dapat menjadi stimulus ekonomi yang efektif dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama saat memasuki momen krusial seperti Ramadhan dan Lebaran. Melalui pemberian bantuan pangan ini, pemerintah optimis tingkat inflasi pangan akan tetap terkendali dan stabil, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan lebih mudah di tengah fluktuasi harga pasar.( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *