Cakrawala DaerahCakrawala NewsHeadline

Pemkot Malang Masifkan Vaksinasi 1.000 Dosis Guna Tekan Penyebaran PMK

×

Pemkot Malang Masifkan Vaksinasi 1.000 Dosis Guna Tekan Penyebaran PMK

Sebarkan artikel ini
Pemeriksaan ternak sapi
Pemeriksaan ternak sapi

Cakrawalanews.co- Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) resmi mendistribusikan 1.000 dosis vaksin sebagai langkah proaktif mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Penyaluran tahap pertama ini difokuskan pada wilayah dengan populasi ternak tertinggi, meliputi Kecamatan Lowokwaru, Sukun, dan Kedungkandang.

Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menjelaskan bahwa strategi ini diambil untuk menciptakan benteng perlindungan awal di sentra peternakan sebelum nantinya merambah ke seluruh kecamatan di Kota Malang.

Langkah percepatan vaksinasi ini diambil menyusul adanya temuan dua kasus PMK di Kecamatan Lowokwaru beberapa waktu lalu.

Meski kedua hewan yang terjangkit telah dinyatakan sembuh total setelah mendapatkan perawatan intensif, Dispangtan tidak ingin kecolongan. Selain pemberian vaksin, petugas juga rutin memberikan asupan vitamin dan melakukan penyemprotan disinfektan di area kandang untuk memastikan sanitasi tetap terjaga.

Hingga saat ini, belum ada laporan tambahan mengenai kasus baru, namun pengawasan di lapangan terus diperketat.

Terkait mobilitas ternak, Pemkot Malang tetap memberlakukan pengawasan ketat terhadap lalu lintas hewan yang masuk ke wilayah kota tanpa melakukan penyekatan fisik.

Setiap hewan ternak yang melintas wajib disertai dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang valid. Slamet Husnan juga menegaskan bahwa koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus dilakukan, baik untuk memantau perkembangan kasus regional maupun untuk memastikan suplai tambahan vaksin jika stok saat ini telah habis.

Sebagai langkah antisipasi mandiri, para peternak diimbau untuk segera melapor jika menemukan gejala klinis pada hewan mereka, seperti luka pada mulut dan kaki atau produksi lendir yang berlebihan.

Penanganan dini sangat krusial untuk mencegah penularan yang lebih luas di kelompok ternak. Melalui sinergi antara vaksinasi, pengawasan lalu lintas, dan kesigapan peternak, diharapkan Kota Malang dapat sepenuhnya terbebas dari ancaman wabah PMK.( wa/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *