Cakrawala EkonomiHeadlineNasioanal

BPOM Raih Status WHO Listed Authority di Momentum Perayaan HUT ke-25

×

BPOM Raih Status WHO Listed Authority di Momentum Perayaan HUT ke-25

Sebarkan artikel ini
Kepala BPOM, Taruna Ikrar,
Kepala BPOM, Taruna Ikrar,

Cakrawalanews.co- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, menegaskan bahwa penguatan sistem pengawasan kini menjadi fondasi utama dalam menjamin keamanan akses kesehatan masyarakat.

Komitmen besar ini disampaikan dalam rangkaian peringatan 25 tahun BPOM yang dimeriahkan melalui penyelenggaraan BPOM Expo 2026 di Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.

Momentum perak ini terasa kian istimewa karena BPOM secara resmi mencatatkan pencapaian global dengan meraih status WHO Listed Authority (WLA).

Pengakuan internasional dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tersebut menempatkan BPOM pada posisi yang sejajar dengan lembaga regulator obat dan makanan di negara-negara maju.

Taruna Ikrar menyebut status WLA sebagai hadiah terindah dalam ulang tahun kali ini, mengingat predikat tersebut membuktikan bahwa sistem pengawasan Indonesia telah memenuhi standar keamanan, kualitas, dan efektivitas tertinggi di tingkat dunia. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kredibilitas lembaga sekaligus mendukung kemandirian sektor kesehatan nasional.

BPOM Expo 2026 sendiri berfungsi sebagai ruang kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan regulator, pelaku industri, akademisi, hingga masyarakat luas. Kehadiran sejumlah menteri dan pemangku kepentingan dalam acara tersebut mencerminkan sinergi kuat dalam menjaga ekosistem kesehatan.

Model kolaborasi Academic–Business–Government (ABG) yang diusung dinilai efektif untuk mendorong inovasi sekaligus mempercepat akses publik terhadap produk kesehatan yang bermutu.

Dukungan serupa datang dari sektor industri dan pemerintah. Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Irawati Setiady, menekankan bahwa perlindungan konsumen adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan industri.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berharap penguatan regulasi ini dapat menciptakan iklim investasi yang sehat bagi industri farmasi tanpa mengabaikan keselamatan publik. Dengan tema “Komitmen 25 Tahun Mengawal Kualitas Obat dan Makanan Menuju Indonesia Emas 2045”, BPOM optimistis dapat terus membangun sumber daya manusia yang berkualitas melalui jaminan keamanan pangan dan obat-obatan.( wa/at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *