Cakrawala DaerahCakrawala JatimCakrawala NewsHeadline

Satu Abad NU Jaringan RS dan Klinik NU Se-Jatim Gelar Pengobatan Gratis Serentak di 100 Titik

×

Satu Abad NU Jaringan RS dan Klinik NU Se-Jatim Gelar Pengobatan Gratis Serentak di 100 Titik

Sebarkan artikel ini
Rangkaian harlah
Rangkaian harlah

Cakrawalanews.co-Menyambut peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (1926–2026), jaringan rumah sakit, klinik, dan balai pengobatan NU di seluruh Jawa Timur bersiap menggelar layanan kesehatan gratis secara serentak pada 31 Januari 2026.

Program ambisius ini akan dilaksanakan di 100 titik layanan yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU, Prof. Masykuri Bakri, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini akan dimulai dengan seremoni kick-off oleh Ketua PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz, di salah satu RS NU di Jombang.

Keputusan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara panitia pusat harlah dengan bidang kesehatan PWNU Jatim guna memastikan layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat luas.

Menariknya, antusiasme lembaga kesehatan NU di daerah sangat tinggi. Beberapa wilayah seperti Blitar, Malang, dan Gresik menjadwalkan layanan gratis lebih dari satu kali selama periode harlah

. Bahkan, cabang-cabang yang belum memiliki fasilitas rumah sakit mandiri, seperti di Pacitan dan Magetan, tetap berpartisipasi dengan menggandeng pemerintah kabupaten setempat untuk memberikan pelayanan serupa kepada warga.

Selain aksi sosial medis, momentum satu abad ini juga diperkuat dengan pengembangan infrastruktur kesehatan baru.

Salah satunya adalah peresmian RSNU Kabupaten Pasuruan di Kecamatan Kejayan pada Senin lalu oleh Ketua PWNU Jatim bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan memperkuat akses kesehatan bagi warga nahdliyin dan masyarakat umum di wilayah Pasuruan.

Puncak peringatan Harlah Satu Abad NU sendiri akan diisi dengan berbagai kegiatan lintas sektor. Selain Mujahadah Kubro di Stadion Gajayana Malang pada 7–8 Februari mendatang, panitia juga menyiapkan acara seni dan budaya seperti Hadrah Lailatul Ishari yang melibatkan 1.000 peserta, pameran lukisan nasional bertajuk “Mangsa Kalasubo” di Surabaya, hingga program pesantren sehat dan parenting yang dilaksanakan secara berkala di berbagai daerah mulai dari Mojokerto hingga Banyuwangi.( wa/ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *