Cakrawala HobiCakrawala NasionalHeadlineNasioanal

Wamendag Ajak Komunitas Perkuat Ekspansi Gim Lokal di Pasar Domestik

×

Wamendag Ajak Komunitas Perkuat Ekspansi Gim Lokal di Pasar Domestik

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya.jpg
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya.jpg

Cakrawalanews.co-Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong komunitas pecinta gim lokal untuk lebih aktif menyosialisasikan karya anak bangsa agar dampak komersialisasinya dapat dirasakan sepenuhnya di dalam negeri.

Dalam pembukaan Lapakgaming Battle Arena Series 3 “Beyond the Battle” di Jakarta, Wamendag menekankan bahwa komunitas memiliki peran strategis untuk menyebarluaskan informasi gim nasional secara kreatif, melampaui peran mereka yang selama ini hanya sebagai pengguna atau peminat.

​Penyelenggaraan acara yang diinisiasi Lapakgaming di bawah naungan BUKA Group ini dipandang bukan sekadar tempat berkumpulnya para pemain, melainkan juga wadah untuk menunjukkan bahwa kualitas gim lokal mampu bersaing dengan produk luar negeri. Ironisnya, banyak gim buatan Indonesia yang justru lebih populer dan lebih banyak diunduh di pasar internasional dibandingkan di negara sendiri.

Hal ini menjadi tantangan besar mengingat Indonesia merupakan negara ketiga di Asia dengan jumlah unduhan gim terbanyak, mencapai 192 juta pemain atau sekitar 43 persen dari total gamer di Asia Tenggara.

​Meskipun potensi pasar domestik sangat besar, dominasi gim asing yang mencapai 99,5 persen mengakibatkan para pengembang nasional sulit merasakan dampak ekonomi yang signifikan karena minimnya ruang publikasi.

Saat ini, baru sekitar 57 persen pengguna gim di Indonesia yang melakukan pembelanjaan atau berpartisipasi secara komersial. Dyah Roro meyakini bahwa ruang monetisasi tersebut masih sangat luas untuk digarap melalui kolaborasi erat dan kegiatan komunitas yang berkelanjutan.

​Untuk membangkitkan potensi industri ini, pemerintah menyoroti pentingnya akses terhadap etalase digital, visibilitas distribusi, dan mekanisme monetisasi yang sesuai dengan karakteristik konsumen di Indonesia.

Melalui koneksi antarkomunitas dan dukungan kebijakan pemerintah, diharapkan gim lokal tidak hanya mampu mengamankan pasar nasional, tetapi juga memperluas akses ke kancah global demi menciptakan ekosistem industri gim yang memberikan dampak ekonomi nyata bagi bangsa.( ar/al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *