Cakrawala NewsHeadlineNasioanal

Presiden Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

×

Presiden Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sebarkan artikel ini
pemulihan pasca bencana hidrometeorologi
pemulihan pasca bencana hidrometeorologi

Cakrawalanews.co- Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi.

Satgas ini bertugas menangani dampak bencana alam yang melanda tiga provinsi utama, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, guna mempercepat pemulihan infrastruktur serta kondisi sosial-ekonomi masyarakat.

Dalam rapat pembahasan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Aula Serbaguna Pemerintah Aceh, Sabtu (10/1/2026), Mendagri secara khusus mengusulkan skema kebijakan fiskal untuk membantu percepatan pemulihan di Aceh.

Usulan tersebut mencakup pengembalian atau peniadaan pemotongan dana Transfer Kas Daerah (TKD) bagi wilayah terdampak agar proses rehabilitasi tidak terhambat oleh kendala anggaran.

Tito Karnavian mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi langsung dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, untuk meneruskan aspirasi tersebut kepada Presiden.

Langkah koordinasi ini diharapkan dapat memberikan kepastian anggaran bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan kembali yang tepat sasaran.

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, serta jajaran Bupati dan Walikota dari 23 kabupaten/kota se-Aceh. .

Menanggapi kebijakan pusat, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan anggaran tahun 2026 yang memberikan pengecualian efisiensi bagi Aceh.

Fadhlullah menjelaskan bahwa keputusan krusial ini merupakan hasil koordinasi intensif antara pimpinan legislatif dan eksekutif di tingkat pusat. Berdasarkan hasil komunikasi antara Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dengan Presiden Prabowo dan Menteri Keuangan Purbaya, Aceh mendapatkan diskresi khusus sehingga dana TKD tetap disalurkan secara penuh tanpa potongan efisiensi nasional.

Hal ini diharapkan mampu memastikan seluruh program pembangunan dan rehabilitasi di Tanah Rencong berjalan sesuai rencana.( infp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *