Ia menjelaskan bahwa KidZania adalah tempat yang sangat baik untuk anak-anak belajar dan mengeksplorasi cita-cita mereka.
“Kalau ada anak yang ingin jadi pilot, ingin jadi pemadam kebakaran, ingin jadi dokter. Di sini ada tempat-tempat yang di mana mereka bisa menjadi seperti itu,” jelasnya.
Melalui acara ini, Wali Kota Eri juga menegaskan komitmen bahwa pendidikan di Surabaya tidak hanya berfokus pada akademik melainkan juga non-akademik.
“Setelah jam 12.00 WIB pelajaran selesai, maka setelah jam 12.00 WIB sampai jam 2.00 WIB itu adalah kegiatan untuk mengasah bakat dan minat. Ada yang membatik, ada yang ikut silat, dan macam-macam. Ini sudah berjalan sejak tahun 2022,” terangnya.
Wali Kota Eri menambahkan, kegiatan non akademik penting untuk menunjang keberhasilan seseorang di masa depan. Sebab, bakat dan minat yang dimiliki juga merupakan potensi yang dapat dikembangkan.
“Ada yang punya kelebihan di akademik, ada yang punya kelebihan di olahraga, ada yang punya kelebihan di seni. Ketika itu dikuatkan dan dikeluarkan, maka dia akan memiliki potensi di bidangnya masing-masing,” tutur Wali Kota Eri.












