“Harapannya agar masyarakat lebih mengenal, mengerti, dan mengetahui cara bercocok tanam, beternak dan budidaya ikan,” kata Joestamadji, Kamis,(06/02).
Menurut Joestamadji, pihaknya membuka mini agrowisata itu pada Senin-Jum’at, dibuka mulai pukul 08.00 WIB – 14.00 WIB. Sedangkan pada hari libur, Sabtu dan Minggu dibuka mulai pukul 09.00 – 15.00 WIB.
Di tempat ini, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan khas sebuah perkebunan yang hadir di tengah perkotaan. Berbagai jenis tanaman tersedia di sini, mulai dari tanaman toga, anggrek, hingga berbagai jenis sayuran.
Selain itu, berbagai hewan juga terdapat di tempat ini, seperti kelinci, ayam kalkun, kambing, burung hantu dan ikan.
Menariknya, ditempat ini terdapat sebuah kolam ikan terapi yang terbuat dari saluran air, lokasinya terdapat di antara kedua sisi jalan utama Wisata Agro. Kolam ikan terapi sengaja dibuat untuk memanjakan para pengunjung yang ingin berendam menggunakan ikan terapi.
“Pengunjung Mini Agrowisata ini relatif terus meningkat dari tahun ke tahun. Biasanya mereka adalah siswa-siswi Play Group, TK, dan SD yang belajar tentang pembibitan, penanaman pohon, beternak ayam, kelinci, dan ikan. Mereka akan didampingi oleh petugas,” ujarnya.












