Meski demikian, Pemkot memastikan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas.
“Alhamdulillah, dengan pembiayaan alternatif melalui Bank Jatim sebesar Rp452 miliar, infrastruktur tidak akan pernah berhenti. Infrastruktur ini adalah penggerak ekonomi kota,” ujar Eri.
Dalam P-APBD 2025, porsi belanja fungsi infrastruktur tetap terjaga di angka 47,74 persen, disusul kesehatan 20,35 persen, dan pendidikan 20,91 persen.












