“Adanya pertemuan Kampung Pancasila ini, saya berharap ayo kita kuatkan lagi. Karena kita harus menjalankan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Agama secara kaffah (totalitas). Nah, bapak ibu yang hadir hari ini nanti anda akan menyampaikan ilmunya kepada (ASN Pendamping) yang hadir lewat zoom,” tambahnya.
Cak Eri berharap, gerakan Kampung Pancasila dapat membangkitkan rasa kepedulian sosial warga serta memperkuat rasa cinta tanah air, dengan cara-cara nyata di lingkungan masing-masing.
“Maka, dengan Kampung Pancasila ini (mengajarkan) bagaimana cinta negara, saling membantu orang yang miskin, lalu membantu orang yang stunting, dan yang mampu membantu yang lemah,” tegasnya.
Pembentukan Kampung Pancasila secara resmi tertuang dalam Keputusan Wali Kota Surabaya Nomor: 100.3.3.3/142/436.1.2/2025 tentang Satgas Kampung Pancasila yang ditetapkan pada 2 Juli 2025.
Satgas ini merupakan kelanjutan dari program Kampung Madani yang telah diimplementasikan di seluruh RW, dengan tujuan membangun masyarakat sejahtera dan mandiri melalui penguatan kelembagaan berbasis wilayah.
Wali Kota Eri juga menekankan bahwa Kampung Pancasila akan menggerakkan semua elemen warga, mulai dari RT, RW, Kader Surabaya Hebat (KSH), LPMK, Bunda PAUD, komunitas, hingga perguruan tinggi. Program ini akan berjalan secara kolaboratif di bidang lingkungan, kemasyarakatan, ekonomi, dan sosial budaya.














