“Hari ini resmi kita buka penjaringan. Ini tahapan strategis yang menjadi domain SC. Saya diberi amanah memimpin proses ini agar berjalan sesuai koridor organisasi,” ujar Asrofi yang juga menjabat Wakil Sekretaris Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Surabaya.
Asrofi menyebut tanggal 5 Agustus dipilih karena memiliki makna spiritual, sebagai bentuk harapan agar proses Musda melahirkan pemimpin yang diridhai dan mampu membawa kejayaan Partai Golkar di Surabaya.
“Pemimpin yang kita cari bukan hanya populer, tapi punya integritas, kapasitas, dan loyalitas terhadap partai,” tegasnya.
Dalam penjaringan ini, sejumlah persyaratan wajib dipenuhi calon ketua, termasuk pengalaman minimal lima tahun di kepengurusan Partai Golkar, serta tidak pernah berpindah partai selama lima tahun terakhir.












