Cakrawalanews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong lahirnya terobosan pelayanan publik berbasis inovasi. Melalui Lomba Inovasi Surabaya (Inovboyo) 2025, sebanyak 342 inovasi dari seluruh perangkat daerah (PD) akan beradu ide menuju transformasi kota yang bernafas dengan kreativitas dan kolaborasi.
Kepala Bappedalitbang Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad menyampaikan, Inovboyo bukan sekadar ajang lomba tahunan, melainkan sebuah katalis revolusi urban.
“Inovboyo 2025 hadir sebagai katalis revolusi urban yang akan mentransformasikan Surabaya menjadi kota yang living innovation ecosystem, atau sebuah kota yang bernapas dengan inovasi, berdetak dengan kreativitas, dan tumbuh dengan kolaborasi lintas generasi,” kata Irvan, Senin (7/7/2025).
Menurut Irvan, konsep inovasi kali ini berlandaskan tiga pilar besar. Pilar pertama adalah Demokratis Inovasi, di mana seluruh lapisan masyarakat mulai dari pedagang kaki lima hingga startup memiliki ruang berkontribusi.
“Visi ini menciptakan Surabaya Inovatif Inklusif, di mana inovasi bukan untuk memonopoli kelompok tertentu, melainkan hak dan tanggung jawab bagi setiap warga kota,” ujarnya.
Pilar kedua menyasar pada penguatan ekonomi sirkular dan berkelanjutan, sedangkan pilar ketiga mengarah pada pemanfaatan teknologi humanis, termasuk AI dan big data, untuk menjawab persoalan kota secara langsung.
“Bayangkan, jika sistem AI dapat membantu memprediksi banjir dengan akurasi tinggi melalui aplikasi mobile yang terhubung dengan ponsel warga,” terang Irvan.
Inovboyo 2025 membuka peluang luas bagi kemunculan ide-ide progresif dari lingkungan dinas, kecamatan, RSUD, hingga lembaga legislatif. Setiap sudut kota diharapkan dapat menjadi laboratorium inovasi terbuka.












