Selanjutnya, ungkap Ikhsan, kelima, mengembangkan kewirausahaan yang dapat membuka lapangan kerja melalui kemudahan memulai bisnis dan akses permodalan.
Keenam, peningkatan akses dan kualitas pendidikan melalui kolaborasi pemerintah (pusat dan daerah), swasta dan masyarakat dengan memfokuskan pada beberapa hal utama yakni, pemerataan akses infrastruktur, beasiswa, dan digitalisasi), peningkatan kualitas (guru, kurikulum, dan fasilitas), serta pengawasan dan keterlibatan publik.
“Ketujuh adalah Upaya untuk mewujudkan pelayanankesehatan yang merata, berkualitas dan terjangkau. kedelapan ialah mewujudkan reformasi birokrasi dan penegakan hukum untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” imbuhnya.
Ikhsan berharap peringatan Hari Otoda ini dapat menjadi refleksi bagi semua pihak, khususnya Pemkot Surabaya, dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan.












