Ia juga menyoroti tiga tantangan utama yang harus segera diatasi oleh Wali Kota di periode kepemimpinan jilid 2 ini.
Pertama, menciptakan lebih banyak forum perjumpaan bagi tokoh agama untuk memperkuat pemahaman bersama tentang kebinekaan.
Kedua, merancang regulasi yang menghapus diskriminasi dan mengakomodasi semua kelompok agama.
Ketiga, memperkuat peran perempuan dalam dialog keagamaan, khususnya dalam aspek parenting dan pembinaan keluarga yang harmonis.












