Menurutnya, NU memiliki peran historis yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia. Dalam berbagai krisis yang terjadi, NU selalu hadir sebagai penjaga dan penyelamat bangsa.
“NU dalam sejarah, dalam tradisi, dalam krisis bangsa, selalu muncul untuk menyelamatkan bangsa. Sangat tepat bahwa NU lahir dan besar di Jawa Timur. Kemerdekaan kita memang diproklamasikan di Jakarta, tetapi diuji di Surabaya pada 10 November,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mengungkapkan kesannya terhadap berbagai program yang diinisiasi oleh Muslimat NU, terutama dalam bidang lingkungan dan pemberdayaan ekonomi umat. Salah satunya adalah program Mustika Darling (Muslimat Canti Sadar Lingkungan) yang menurutnya sangat menentukan masa depan bangsa.












