Pada masa kolonial, perayaan Imlek sempat mengalami pasang surut. Di satu sisi, pemerintah kolonial Belanda berusaha untuk mengasimilasi masyarakat Tionghoa ke dalam budaya Belanda. Di sisi lain, masyarakat Tionghoa tetap mempertahankan tradisi leluhur mereka.
Imlek di Era Kemerdekaan
Setelah Indonesia merdeka, perayaan Imlek sempat dibatasi oleh pemerintah. Namun, berkat perjuangan masyarakat Tionghoa dan dukungan dari tokoh-tokoh nasional, akhirnya pada tahun 2000, Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional. Hal ini menandai babak baru bagi perayaan Imlek di Indonesia, di mana masyarakat dapat merayakannya secara terbuka dan meriah.
Pengaruh Imlek terhadap Budaya Indonesia












