”Kami melakukan iventarisasi bantuan yang diperluakan dan memberikan bantuan kepada mereka. Kita bersama masyarakat sekitar untuk gotong royong yang dikoordinir oleh Lurah, agar tempatnya bisa berfungsi kembali,” ujar Agus Dwi.
Terkait jenis bantuan yang diberikan kepada korban, Agus Dwi menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan dalam waktu jangka pendek berupa sembako dengan peralatan dapur.
”Bantuan ada sembako, peralatan masak, family kit, sehingga bila ada yang rusak karena bencana ini bisa langsung digunakan, sesuai dengan kapasitas kerusakannya. Kalau yang rusak genteng ya kami bantu genteng, atau kalau yang rusak asbes kami bantu asbes, semen karena ada dinding yang rusak,” tambah Agus.
Penjabat Wali Kota Tegal juga mengimbau kepada masyarakat agar mulai memitigasi bencana di lingkungannya masing-masing.












