Wali Kota Surabaya yang akrab dengan sapaan Cak Eri Cahyadi itu menyebutkan, kejadian ini karena ketidaktahuan petani tambak, jika malam hari akan terjadi banjir rob. “Jadi hari ini alhamdulillah kita selesaikan dengan semua warga yang ada di lokasi (perkampungan sekitar tambak), DSDABM, DPRKPP, Satpol PP, dan BPBD semua satgas yang ada di perangkat daerah (PD) bergerak di sini,” sebutnya.
Cak Eri menargetkan, pembuatan sekaligus meninggikan tanggul kali ini diharapkan bisa selesai sebelum pukul 15.00 WIB. Karena, ia menerangkan, jika tidak selesai air bakal masuk kembali ke area tambak dan pemukiman warga.
“Karena jam 5 (sore) itu sudah mulai pasang lagi. Tapi semoga tidak ada rob lagi ya. Saya berharap warga tidak membuat laban dahulu, atau memotong tanggul,” terang Cak Eri.
Cak Eri menjelaskan, tanggul yang dibuat kali ini ada dua sisi, pertama di sisi tambak yang berbatasan dengan laut, dan kedua tanggul di sisi tambak yang berdekatan dengan pemukiman warga.
“Pada sisi perkampungan rumah warga dibuat melingkar leter U, itu dibuat menggunakan batu kumbung. Dan yang siai tambak ini menggunakan tanah. Jadi dibuat seperti yang di Kali Lamong,” jelasnya.












