“Tentunya kami mengucapkan terima kasih, karena Pak Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi selalu mengingatkan bahwa Kota Surabaya dibangun bersama dengan guyub rukun termasuk dalam hal menjaga kesehatan masyarakatnya,” terangnya.
Ia menyebut, sebelumnya warga mendapatkan informasi dari pihak kelurahan masing-masing tentang layanan pengobatan gratis ini. Sejauh ini, mereka yang datang untuk memeriksakan diri didominasi oleh para lansia.
“Kalau melihat komposisinya di dominasi lansia dan ibu-ibu. Kegiatan ini dibuka dalam dua sesi supaya layanan yang diberikan berjalan tertib, teratur dan bermanfaat bagi semua masyarakat,” jelas Sekda Ikhsan.
Ikhsan berharap, ke depannya akan lebih banyak kegiatan sosial yang dilakukan bersama. Baik dalam bidang kesehatan dan pendidikan.
“Jadi sebelum acara ini, sudah ada beberapa program yang dilakukan dengan Yayasan Mawar Sharon Peduli. Dalam waktu satu tahun ke depan akan banyak kegiatan yang kita lakukan bersama,” harapnya.
Sementara itu, Penasihat Yayasan Mawar Sharon Peduli, Pastor Philip Mantofa menggungkapkan, bakti sosial layanan pengobatan gratis adalah wujud berbagi dari para jemaat, baik dari pihak rumah sakit ataupun perusahaan. Total ada 10 rumah sakit yang bergabung dalam kegiatan tersebut, di antaranya RS Royal dan RS Adi Husada Kapasari.













