Namun, seiring berjalannya waktu, topi mulai digunakan sebagai alat untuk mengekspresikan diri dan menantang norma-norma yang ada. Generasi muda pada awal abad ke-20, yang haus akan perubahan dan kebebasan, memilih untuk mengenakan topi yang berbeda dari generasi sebelumnya.
Topi Baseball: Awalnya dirancang untuk melindungi mata para pemain baseball dari sinar matahari, topi baseball kemudian diadopsi oleh generasi muda sebagai simbol pemberontakan. Dengan desainnya yang kasual dan tidak formal, topi baseball menjadi pernyataan bahwa mereka tidak ingin terikat oleh aturan-aturan yang kaku.
Beret: Dipopulerkan oleh seniman dan intelektual, beret menjadi simbol kreativitas dan nonkonformisme. Para pemuda yang ingin tampil berbeda dan unik seringkali mengenakan beret sebagai pernyataan gaya.
Topi sebagai Identitas Kelompok
Selain itu, topi juga digunakan untuk menunjukkan identitas kelompok tertentu. Misalnya, para anggota geng seringkali mengenakan topi dengan simbol atau warna tertentu untuk menunjukkan afiliasi mereka. Topi juga menjadi bagian dari seragam militer dan organisasi-organisasi lainnya, berfungsi sebagai tanda pengenal dan pemersatu.
Peran Perempuan dalam Mode Topi












