Ia menambahkan bahwa momen Pemilu ini adalah ajang untuk merajut kembali semangat kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman.
Selama perjalanannya mengelilingi TPS, Luluk tidak hanya sekadar bertegur sapa, tetapi juga menyempatkan diri mendengarkan cerita dan keluh kesah warga mengenai berbagai hal. Warga yang hadir tampak sangat terbuka dan mengapresiasi kedatangan Luluk yang memang sudah lama dikenal dekat dengan mereka.
Bagi Luluk, kedekatannya dengan rakyat adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Menurutnya, menjadi pemimpin yang dekat dengan rakyat adalah suatu keharusan.
“Saya bukan hanya ingin menjadi pemimpin yang ada di atas sana, tapi juga ingin berada di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan dan merasakan apa yang mereka rasakan,” jelas Luluk.












