“Setiap ada hajat, saya pasti bertemu dengan orang tua. Dari dulu tidak pernah berubah, mencium kaki beliau dan berdoa kepada Gusti Allah. Karena rida-Nya adalah rida orang tua,” kata Eri.
Eri juga menyebut tidak ada perasaan berbeda saat mencoblos pada Pilkada kali ini dibandingkan dengan sebelumnya, kecuali kebersamaannya dengan kedua anaknya.
“Dulu, periode pertama saya hanya bersama anak pertama. Periode kedua ini bersama anak pertama dan kedua. Itu saja yang berbeda,” ujarnya.












