Terkait irigasi pertanian masih diperlukan di Kabupaten Kota Blitar, dan Kabupaten Tulungagung. Pasalnya perbaikan sarana prasarana irigasi ini ini sangat dibutuhkan mengingat sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Untuk solusi perbaikan irigasi tersebur perlu sinergitas peran pemerintah provinsi dan Kabupaten setempat sangat diperlukan didalam mengatasi persoalan irigasi pertanian yang ada.
“Mohon doanya, Perjalanan kami lima tahun ke depan dilancarkan. Adanya saya di DPRD Jatim akan kami kembalikan untuk masyarakat di dapil. Kami punya kewajiban karena berangkat dari dapil Blitar dan Tulungagung maka akan kami kembalikan kepada bapak ibu sekalian,” pungkasnya.
Selain itu juga Jairi menyampaikan soal pendidikan terkait sistem zonasi perlu dievaluasi atau bahkan dihapus. Khususnya zonasi untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri. “Saya tidak sepakat penerapan sistem zonasi di SMK, karena SMK ini pasti spesifik jurusan dan keahlian, sehingga tidak tepat kalau siswa dipaksakan belajar di Sekolah yang tidak sesuai dengan bakat dan minatnya,” jelasnya.











