Meskipun warna kuning adalah yang paling umum, sebenarnya bunga matahari memiliki beragam warna. Ada varietas bunga matahari yang berwarna merah, oranye, cokelat, bahkan ungu. Variasi warna ini disebabkan oleh perbedaan jenis dan jumlah pigmen yang terkandung dalam kelopak bunga.
Bunga matahari memiliki nama ilmiah Helianthus annuus. Kata “helios” dalam bahasa Yunani berarti matahari, sedangkan “annuus” berarti tahunan. Nama ini mencerminkan sifat bunga matahari yang selalu menghadap ke arah matahari (heliotropisme) dan siklus hidupnya yang hanya satu tahun.
Salah satu fakta paling menarik tentang bunga matahari adalah kemampuannya untuk mengikuti pergerakan matahari. Fenomena ini disebut heliotropisme. Kuncup bunga matahari muda akan mengikuti pergerakan matahari dari timur ke barat sepanjang hari. Namun, setelah bunga mekar, kepala bunga akan menghadap ke timur dan tetap mengarah ke arah tersebut.
Bunga matahari tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Biji bunga matahari mengandung banyak minyak nabati yang kaya akan asam lemak tak jenuh, vitamin E, dan mineral. Minyak bunga matahari banyak digunakan dalam industri makanan, kosmetik, dan farmasi.












