Bebek umumnya hidup di sekitar perairan seperti danau, sungai, rawa, atau bahkan di daerah pesisir. Mereka menyukai tempat-tempat yang banyak terdapat tumbuhan air sebagai sumber makanan. Beberapa jenis bebek bersifat migrasi, artinya mereka berpindah tempat dari satu daerah ke daerah lain mengikuti musim.
Ciri-ciri khusus yang dimiliki bebek merupakan hasil dari adaptasi terhadap lingkungan hidupnya. Kaki berselaput, bulu tahan air, paruh lebar, lubang telinga yang tertutup, dan warna bulu yang beragam adalah contoh-contoh adaptasi yang memungkinkan bebek hidup dengan baik di habitat air.
Bebek memiliki peran penting dalam ekosistem. Sebagai konsumen, bebek membantu mengontrol populasi serangga dan tumbuhan air. Selain itu, kotoran bebek juga menyuburkan tanah di sekitar perairan, sehingga bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman air.












