Risma pun berbagi kisah tentang bagaimana ia sering lupa akan statusnya sebagai pejabat ketika terjun langsung ke lapangan.
“Kadang lupa, seperti saat di jalan tol yang macet, saya pernah naik ke jembatan tinggi dan lupa saya Wali Kota,” kenangnya sambil tersenyum.
“Saya cuma mengikuti kehendak-Nya, manut dalane Gusti,” cetusnya.
Pertemuan ini menjadi momen penuh semangat, di mana Kris Dayanti dan Tri Rismaharini menyalakan optimisme bagi masyarakat Jawa Timur menuju perubahan dan kesejahteraan. (Caa)












