cakrawalanews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan tanggapan serius terhadap ramainya fenomena di media sosial yang memperlihatkan guru atau tenaga kependidikan takut memberikan nasehat, menegur, maupun melerai peserta didiknya. Menanggapi hal tersebut, Dispendik Surabaya menyiapkan langkah-langkah serius untuk menciptakan proses belajar mengajar yang lebih nyaman dan aman.
Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menyatakan bahwa pihaknya segera menyiapkan strategi agar proses belajar mengajar di lingkungan pendidikan tetap aman dan nyaman. Ia telah bertemu dan berkoordinasi dengan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) dan K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah), beserta elemen sekolah untuk membahas fenomena tersebut.
“Ada komite sekolah dan orang tua siswa. Harapan kami bisa mencari metode dan kesepakatan sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan aman dan nyaman,” kata Yusuf.












