Surabaya. Cakrawalanews.co – Musim pancaroba yang masih berlangsung di sejumlah daerah di Jatim, berdampak pada terjadinya dua jenis bencana yang berlawanan, yakni, kekeringan dan kebanjiran.
Salah satu yang terdampak dua jenis bencana itu adalah Kabupaten Trenggalek. Selain kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah, di Desa Tawing Kecamatan Munjungan, sebuah jembatan penghubung antardusun terputus akibat luapan banjir, pada Minggu (20/10) dini hari.
Merespon itu, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto melakukan kunjungan ke Trenggalek bersama Kepala Bakorwil I Madiun Heru Wahono Santoso.
Turut mendampingi, Kalaksa BPBD Kabupaten Trenggalek Stefanus Triadi Atmono, Penata PB Ahli Madya Sriyono, Tenaga Ahli BPBD Jatim Bige Agus Wahyuono, dan Kades setempat.
Untuk kekeringan, Kalaksa Gatot Soebroto berkesempatan melakukan droping air bersih di Desa Sumberejo Kec. Durenan. Sedikitnya, 12 ribu liter air bersih disalurkan BPBD Jatim kepada 664 KK atau sekitar 1.858 jiwa warga terdampak kekeringan di Desa Sumberejo. Selain air bersih, juga diserahkan bantuan jerigen, tandon dengan kapasitas 1200 liter, terpal dan makanan siap saji.












