Warna-warna pastel: Warna-warna lembut seperti putih, krem, pink muda, biru muda, dan hijau muda menjadi palet warna utama dalam gaya Cottagecore. Warna-warna ini memberikan kesan yang tenang dan damai.
Motif bunga: Bunga-bunga dengan berbagai warna dan bentuk menjadi motif yang sangat populer dalam gaya Cottagecore. Motif bunga sering ditemukan pada pakaian, perabotan, dan aksesori.
Material alami: Bahan-bahan alami seperti katun, linen, dan kayu banyak digunakan dalam gaya Cottagecore. Bahan-bahan ini memberikan kesan yang hangat dan nyaman.
Kehidupan sederhana: Cottagecore menekankan pada kehidupan yang sederhana dan berkelanjutan. Hal ini tercermin dalam aktivitas sehari-hari, seperti berkebun, memasak makanan sendiri, dan menghabiskan waktu di alam.
Estetika vintage: Gaya Cottagecore seringkali mengadopsi elemen-elemen vintage, seperti perabotan antik, buku-buku tua, dan renda.
Mengapa Cottagecore Populer?
Nostalgia: Banyak orang merasa nostalgia dengan kehidupan pedesaan yang tenang dan damai. Cottagecore menawarkan cara untuk menghadirkan kembali suasana tersebut dalam kehidupan modern.
Pelarian dari dunia digital: Di tengah era digital yang serba cepat, Cottagecore menawarkan pelarian yang menyegarkan dengan fokus pada alam dan kesederhanaan.
Keindahan visual: Estetika Cottagecore yang indah dan menawan membuat gaya ini sangat menarik, terutama bagi generasi muda yang menyukai fotografi dan media sosial.
Cottagecore bukan hanya sekadar tren, tetapi juga sebuah gaya hidup yang mengajak kita untuk lebih menghargai alam dan hidup sederhana.(*)
Apa Itu Cottagecore? Nostalgia Pedesaan yang Memukau












