“Puspaga hadir sebagai mitra keluarga untuk mengatasi masalah ini dengan memberikan konseling, pendidikan pengasuhan, hingga layanan pendampingan psikologis,” terangnya.
Sementara itu, Kabid PPA DP3APPKB sekaligus Ketua Puspaga Semanggi Surabaya Thussy Apriliyandari menambahkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras seluruh tim yang didedikasikan untuk menciptakan layanan yang sesuai dengan standar nasional.
“Kami berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas layanan kami dan memastikan bahwa setiap anak dan keluarga yang datang ke Puspaga Semanggi mendapatkan pendampingan dan dukungan yang dibutuhkan,” papar Thussy.
Menurutnya, dua penghargaan yang didapatkan sekaligus adalah motivasi bagi pihaknya untuk terus bekerja lebih baik ke depannya. Proses standarisasi ini meliputi lima indikator penilaian yakni kelembagaan, sumber daya puspaga, program dan layanan atau kegiatan, persyaratan protokol layanan puspaga jarak jauh pemantauan dan pelaporan.
Penilaian tingkat nasional yang dilakukan juga telah melewatin tahapan penting di antaranya rapat koordinasi awal, pendampingan, pengisian Borang Penilaian Persyaratan Foto dan Kegiatan (BPPFK) secara Self Assesment, serta audit dan evaluasi hasil pendampingan.
“Keberhasilan Puspaga Semanggi dan Puspaga RW 5 dalam meraih penghargaan ini menunjukkan komitmen kuat kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada anak dan keluarga, sesuai dengan standar nasional Puspaga yang Ramah Anak,” tambahnya.











