Adalah Ridho Bayuaji ST MT PhD, salah satu inventor berpotensi dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil yang berhasil mempersembahkan semua penghargaan bergengsi tersebut. Inovasi yang dikembangkannya di laboratorium yang dikepalainya, yakni Laboratorium Material dan Struktur Gedung, adalah mengeksplorasi limbah material lokal agar bisa dimanfaatkan seluas-luasnya untuk bahan bangunan dan material konstruksi.
Di ajang ini, suami dari Destari ini membuktikan bahwa putra bangsa Indonesia mampu beradaptasi dan mampu bersinergi agar sejajar dalam hal inovasi dan paten di level internasional. “Kami memperkenalkan kreativitas pemanfaatan limbah abu layang menjadi bahan pengikat dengan ide semen inorganik polimer sistem kering,” jelas bapak dua anak ini, di Surabaya, Jumat (13/10)












