Cakrawala Humanity

Lansia, Sumber Daya Manusia yang Tak Ternilai

×

Lansia, Sumber Daya Manusia yang Tak Ternilai

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Mbah Karto, sang pengrajin batik: Meski usianya sudah senja, Mbah Karto masih tekun membuat batik dengan motif-motif tradisional. Batik buatannya sangat diminati oleh kolektor dan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarganya.
Pak Ahmad, konsultan pertanian organik: Setelah pensiun sebagai pegawai negeri, Pak Ahmad mendirikan kelompok tani organik dan menjadi konsultan bagi para petani muda. Pengalamannya dalam bidang pertanian sangat bermanfaat bagi pengembangan pertanian organik di daerahnya.

Lansia adalah aset berharga bagi masyarakat. Dengan memberikan kesempatan dan dukungan yang tepat, kita dapat memaksimalkan potensi mereka dan membangun masyarakat yang lebih maju dan sejahtera. Mari kita mengubah pandangan kita terhadap lansia dan memberikan mereka tempat yang layak di tengah-tengah kita.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *