“Kami tidak mau bikin sesuatu yang fenomenal di tengah-tengah kemiskinan di Kabupaten Jember yang masih sangat tinggi ini. Namun, walaupun sederhana kami tetap menampilkan kebudayaan karena bangsa yang maju dan daerah yang maju adalah bangsa berbudaya,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Fawait juga mengajak pendukungnya untuk tetap santun selama masa Pilkada, dan tidak menjelek-jelekan calon lain, begitu juga sebaliknya, jika ada calon lain yang menjelek-jelekan dirinya, agar dibalas dengan senyuman dan tidak perlu dibalas dengan umpatan-umpatan.
“Jadikan pesta demokrasi ini dengan ruang gembira dan bersenang-senang, jangan saling menjelekkan antar calon, kalau kita dijelekin, senyumin saja, cukup dibalas dengan semua karena cinta,” ujarnya. (caa)












