cakrawalanews.co – Damaskus, kota tua yang terletak di Suriah, telah menyaksikan peradaban manusia berkembang selama ribuan tahun.
Salah satu periode paling gemilang dalam sejarah Damaskus adalah ketika kota ini menjadi ibu kota Kerajaan Ayyubiyah di bawah kepemimpinan Salahuddin al-Ayyubi. Salahuddin, seorang panglima perang Muslim yang legendaris, berhasil menyatukan kembali wilayah-wilayah Muslim di Timur Tengah dan membebaskan Yerusalem dari tangan Salib pada tahun 1187.
Di bawah kepemimpinannya, Damaskus mengalami perkembangan pesat di berbagai bidang, baik itu ekonomi, budaya, maupun ilmu pengetahuan. Berikut adalah 5 fakta menarik tentang Damaskus di masa kejayaan Kerajaan Ayyubiyah:
1. Pusat Perdagangan dan Kebudayaan
Damaskus di bawah pemerintahan Salahuddin menjadi pusat perdagangan dan kebudayaan yang sangat penting di dunia Islam. Kota ini menjadi titik pertemuan antara berbagai jalur perdagangan, menghubungkan antara Timur dan Barat. Berbagai komoditas seperti sutra, rempah-rempah, dan barang-barang mewah lainnya diperdagangkan di pasar-pasar yang ramai di Damaskus. Selain itu, Damaskus juga menjadi pusat perkembangan ilmu pengetahuan dan seni. Banyak ilmuwan, penulis, dan seniman terkenal hidup dan berkarya di kota ini.
2. Arsitektur Islam yang Megah
Salah satu warisan paling berharga dari masa kejayaan Ayyubiyah di Damaskus adalah arsitektur Islam yang megah. Banyak bangunan bersejarah yang dibangun pada masa itu, seperti masjid-masjid, madrasah (sekolah), dan benteng. Salah satu contoh yang paling terkenal adalah Masjid Umayyah, yang merupakan salah satu masjid tertua dan terbesar di dunia. Arsitektur Islam di Damaskus menggabungkan unsur-unsur Bizantium dan Arab, menghasilkan gaya yang unik dan indah.














