“Kompetisi di Partai Golkar itu sesuatu yang indah karena kita bertanding untuk bersanding,” imbuhnya.
Di sesi berikutnya, Bahlil juga menegaskan bahwa motivasi dirinya ikut mencalonkan diri sebagai ketua umum Partai Golkar itu karena sebagai kader partai yang pernah berproses ketika ada kesempatan untuk mengambil itu insyaAllah mereka akan ikut mengambil bagian.
“Sejatinya Golkar ini merupakan instrumen politik negara karena doktrinnya adalah karakter. Hari ini saya mengabdi di pemerintahan, saya pikir illmu golkar sudah banyak diberikan kepada saya.Bahkan saya bisa memimpin Kementerian pun karena ilmu dari Golkar,” dalihnya.
Mungkin sudah saatnya sebagai anak yang lahir dari kandungan Golkar ingin kembali kepada ibu yang terhormat dari Partai Ini. “Itulah salah satu motivasi saya mencalonkan diri di Munas ini,” jelas Bahlil.
Selain itu, lanjut Bahlil dirinya juga ingin memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara, dimana salah satunya adalah melalui Partai Golkar. “Lain lain nanti ada waktunya sendiri,” kelakar pria murah senyum ini. (Caa)












