Kemampuan parasitik ini memungkinkan raflesia untuk tumbuh dengan sangat besar, bahkan mencapai diameter 1 meter dan berat 10 kilogram.
2. Mekanisme Pencurian DNA yang Misterius
Proses pencurian DNA pada raflesia masih diselimuti misteri. Para ilmuwan menduga bahwa raflesia menggunakan enzim khusus untuk memecah DNA inang dan memasukkannya ke dalam sel-selnya sendiri.
DNA curian ini memungkinkan raflesia untuk menghasilkan protein dan karbohidrat yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya.
3. Mekanisme Penyerbukan yang Unik
Raflesia mengeluarkan bau busuk yang menyengat untuk menarik lalat bangkai. Lalat bangkai ini kemudian membantu penyerbukan dengan menempelkan serbuk sari dari satu bunga ke bunga lainnya.












